Teknologi adalah suatu sistem yang dirancang oleh manusia dengan tujuan untuk mempermudah dan menghasilkan tingkat efisiensi juga efektivitas dengan memberikan dampak yang sangat besar tetapi dengan tenaga yang minim. Sehingga, sekarang kita bisa melihat bahwa teknologi telah merambah dalam seluruh akitivitas manusia, seperti aktivitas obrolan, transportasi, perbelanjaan, pelayanan publik, dan lain-lain. Kehadirannya telah memberikan dampak yang cukup besar terhadap kehidupan umat manusia dalam berbagai aspek dan dimensi.
Salah satu dampak negatif yang paling banyak mempengaruhi adalah penyebaran berita hoax atau berita yang tidak terbukti kebenarannya ini semakin meluas. Menyadari itu, hoax juga saat ini sudah memasuki beberapa aplikasi pesan instan yang cukup populer dikalangan masyarakat. Seiring dengan kemajuan teknologi, hoax juga bermacam-macam bentuknya. Untuk mengatasi hal tersebut, dikuti dari website Kementerian Informasi dan Komunikasi (KOMINFO) Republik Indonesia memberikan beberapa tips dan trik dalam mengidentifikasi berita hoax dan berita asli. Lima tips dan triknya, yaitu:
1. Memperhatikan Judul Berita. Seringkali berita hoax menggunakan judul yang provokatif. Oleh karenanya jika menemukan berita dengan judul yang provokatif sebaiknya mencari referensi di situs online resmi dan membandingkan isi berita yang ada di situs resmi yang tersedia.
2. Perhatikan Alamat Situs. Situs yang belum terverifikasi sebagai institusi resmi, bisa dbilang bahwa kebenaran informasi dari situs tersebut meragukan. Oleh karena itu, untuk informasi yang diperoleh dari website atau mencantumkan link, cermatilah dengan baik alamat URL situ yang dimaksud.
3. Periksa Fakta. Hal lain yang perlu damati adalah perbedaan antara berita yang dibuat berdasarkan fakta dan opini. Fakta adalah peristiwa yang terjadi dengan keasaksian dan bukti,. Sementara itu, opini adalah pendapat dan kesan dari penulis berita sehingga memiliki kecenderungan untuk bersifat subyektif. Sebaiknya jangan cepat percaya apabila informasi berasal dari pegiat ormas, tokoh politik maupun pengamat.
4. Cek Keaslian Foto. Ada kalanya pembuat berita palsu juga mengedit foto untuk memprovokasi pembacanya. Cara untuk mengecek keaslian foto bisa dengan memanfaatkan pencarian Google, yakni dengan melakuan drag-and-drop ke kolom pencarian Google Images. Hasil pencarian akan menyajikan gambar-gambar serupa yang terdapat di internet sehingga dapat dibandingkan.
5. Ikut Serta Grup Diskusi Ant-Hoax. Di berbagai platform media sosial telah memuat berbagai grup diskusi anti-hoax. Di grup-grup diskusi ini, netizen bisa ikut bertanya apakah suatu informasi merupakan hoax atau bukan, sekaligus melihat klarifikasi yang sudah diberikan oleh orang lain.


.jpeg)




